Kyfi's Blog

cloud computing & telematika

Posted on: Oktober 3, 2011

Jakarta Cloud computing yang tengah menjadi tren global kini mulai mendapat perhatian serius dari kalangan industri telematika di Indonesia. Tren bisnis dan penggunaan sumber daya teknologi bersama dalam komputasi awan ini pun tak luput dari perhatian pemerintah.
Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo, Ashwin Sasongko, berharap dalam finalisasi RUU Konvergensi Telematika, bisnis cloud computing bisa ikut dimasukkan sebagai salah satu bahan pertimbangan dan pengaturannya.
Pengaturan diperlukan karena isu utama dari cloud computing adalah keamanan informasi, ujarnya di acara Indonesian Cloud Forum: Welcoming the Cloud Era, di Upperrom, Wisma Nusantara, Jakarta, Rabu (25/5/2011).

Ashwin menegaskan, yang paling pokok dari pengaturan cloud computing tersebut nantinya adalah tetap mengutamakan faktor kehati-hatian dari kemungkinan kegagalan dan juga dalam mengakomodasi kepentingan industri domestik dari kemungkinan offensif industri asing dengan dalih lebih kompatibilitas, harga bersaing, dan keandalannya.
Kami yakin jika industri domestik memperoleh peran yang cukup signifikan namun tetap dalam batas koridor hukum yang ada, mereka tentu dapat menunjukkan kemampuannya. Yang kami inginkan adalah adanya kemitraan asing dan domestik secara proporsional, tegasnya.
Menurut data riset Gartner, pasar global cloud computing akan mencapai US$ 150 miliar pada 2014. Sementara di Indonesia, menurut data proyeksi Telkom, pasar cloud computing di negeri ini bisa mencapai Rp 2,1 triliun.
Maraknya penggunaan internet dan majunya kecepatan komputasi dinilai menjadi pemicu utama cepatnya pertumbuhan cloud computing sendiri. Layanan ini pun mulai digunakan sebagai penunjang bisnis dari sektor usaha kecil menengah, korporasi, bahkan hingga sektor pemerintah.
Ashwin sendiri tak memungkiri fakta yang menunjukkan bahwa pengadopsian layanan di sektor pemerintah menjadi salah satu penentu kesuksesan bisnis cloud computing di Indonesia.
Ini bukan maksud pemerintah untuk men-drive dari aspek bisnisnya. Berbagai publikasi dari berbagai perusahaan sudah menunjukkan, bahwa selama ini belanja TI sektor pemerintahan masih mendominasi dan cenderung terus meningkat tajam sehingga menjadi potensi bagi cloud computing, katanya.
Terkait RUU Konvergensi Telematika, Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Kominfo, Gatot S Dewa Broto, memperkirakan rancangan undang-undang ini bisa segera dibahas oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akhir tahun ini.
Saat ini RUU Konvergensi masih dalam pembahasan di Kementerian Hukum dan HAM. Kami harap akhir tahun sudah bisa dibawa ke Senayan. Tentunya kami berharap, pembahasan dan pengesahannya tak memakan waktu lama karena industri sudah membutuhkan payung hukum ini, jelasnya.

SUMBER : http://debuh.com/berita-internet/cloud-computing-masuk-pembahasan-ruu-konvergensi-telematika/266952/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: