Kyfi's Blog

PETA BIT DAN LINKED LIST

Posted on: November 1, 2010

Peta bit

 

Dengan metode peta bit, memory dibagi menjadi beberapa alokasi unit, yang mana tiap-tiap unit bisa terdiri dari beberapa word atau bahkan beberapa kilobyte. Tiap-tiap unit berhubungan dengan 1 bit, yaitu akan berisi bit 0 jika unit tersebut kosong, dan berisi 1 jika unit tersebut telah ada isinya.

 

Ukuran dari unit ini amatlah penting. Alokasi unit yang lebih kecil akan menyebabkan besarnya bit map. Oleh karena itu, jika suatu alokasi unit yang berukuran  4-byte untuk 32-bit memori hanya akan membutuhkan 1 bit map. Suatu memori dengan 32n-bit akan membutuhkan n pemetaan bit. Jika ukuran alokasi unit dibuat lebih besar, maka bit map yang dibutuhkan akan lebih kecil, namun demikian bentuk ini akan menjadi lebih buruk jika ukuran proses bukan merupakan kelipatan dari ukuran alokasi unit.

 

Linked list

 

Setiap node list terdiri-atas : informasi yang menyatakan adanya proses (P) atau hole (H), lokasi awal, dan panjang lokasi.

 

Memori yang digunakan pada metode ini lebih kecil jika dibandingkan dengan peta bit. Demikian pula, tidak perlu melakukan penghitungan blok lubang memori yang sudah tercatat di node. Namun, dengan menggunakan metode ini, dealokasikan sulit dilaksanakan, mengingat akan terjadinya penggabungan antara beberapa mode.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: